Jumat, 24 September 2010

Buah Eksotik

Antioksidannya Perangi Radikal Bebas
Belimbing manis atau dalam bahasa inggris disebut starfruit merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah tropis. Beberapa ahli biologi mengatakan bahwa belimbing manis merupakan tumbuhan asli Indonesia dan Malaysia.
Ciri buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan ketika masih muda dan berwarna kuning kemerahan kalau sudah tua, berbiji kecil berwarna coklat, rasanya manis dengan sedikit asam dan banyak mengandung air.
Manfaat
Dengan cara dimakan biasa atau disajikan juice, belimbing manis memiliki banyak manfaat sebagai obat tradisional atau obat alternatif. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah belimbing manis bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi untuk memerangi radikal bebas dan mencegah penyebaran sel-sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah sariawan. Pektin yang terdapat dalam buah belimbing manis mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus, kemudian membantu pengeluarannya sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan melancarkan pencernaan. Sedangkan kandungan Kalium yang tinggi dan Natrium yang rendah sangat memungkinkan belimbing manis dijadikan sebagai obat anti hipertensi.
Selain buahnya yang memiliki banyak khasiat, pada bunga, daun dan akarnya memiliki khasiat untuk obat anti malaria, maag, bisul, rematik dan lain-lain.
Bahaya
Selain memiliki banyak manfaat, pada beberapa kasus buah belimbing manis ternyata juga sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Karena kadar gula yang tinggi, buah ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Juga pada penderita penyakit ginjal, mengkonsumsi buah ini akan memperparah penyakitnya karena kandunghan Asam Oxalat yang tinggi yang terdapat dalam buah ini.
Selain itu, belimbing manis mengandung racun yang mempengaruhi otak dan syaraf di mana pada penderita penyakit ginjal, racun tersebut tidak dapat disaring dan dibuang sehingga akan memperparah keadaan ginjalnya.



Senin, 23 Agustus 2010

supermoon (bulan penuh)

Sebuah Fenomena alam yang mungkin paling ditunggu-tunggu saat ini, yaitu Supermoon. Supermoon adalah penampakan bulan purnama lebih besar dari biasanya. Fenomena ini hanya terjadi 18 tahun sekali, bulan tampak sekitar 14 persen lebih besar. Fenomena Supermoon ini merupakan fenomena di mana posisi bulan berada di jarak terdekat dengan bumi. Jarak terdekat itu diperkirakan terjadi setelah tengah malam. Fenomena Supermoon ini juga akan menyebabkan air pasang yang lebih tinggi dari purnama-purnama yang biasa. Jika didukung dengan angin yang tinggi pula, air pasang akan lebih besar sehingga bisa saja meluap.
Kalau angin cukup besar, air pasang akan semakin tinggi karena akan ada gelombang. Selain itu, Supermoon ini tidak akan berdampak lain. Jadi bersiaplah menyaksikan fenomena ini.

Lubang di Laut Pedalaman Timur Balize

Lubang biru yang terkenal dengan nama The Great Blue Hole adalah hasil dari reruntuhan sistem gua batu kapur yang terbentuk pada permukaan laut lebih rendah yang terjadi berulang kali.
Lubang terbesar di dunia terletak di pantai Belize, sebuah negara kecil di Amerika Tengah. Tepatnya terletak di dekat pusat Lighthouse Reef 60 mil (90 km) timur Belize daratan. Lubang ini memiliki bentuk bulat sempurna, lebih dari 984 kaki (300 meter) dan kedalaman 410 kaki (125 meter).


Api Hole Uzbekistan

Lubang api di Asia Tengah Uzbekistan benar-benar menakjubkan dan menakutkan. Penduduk setempat mempercayainaya sebagai Pintu Neraka. Asal dari lubang api dimulai sekitar 35 tahun yang lalu, ketika para ahli geologi menggali tempat untuk mencari gas alam. Setelah selesai menggali, mereka menemukan kesenjangan yang besar di dalam tanah. Dari sebuah lubang yang kecil, dengan berjalannya waktu lubang tersebut makin membesar. Dan akhirnya sedikit demi sedikit api mulai muncul dari lubang tersebut. Dan hingga kini api tersebut tidak dapat dipadamkan, walau hujan.

gelombang terpanjang di dunia

Dua kali setahun, antara bulan Februari dan Maret, air dari samudra Atlantik akan mengarah ke Sungai Amazon, Brasil, dan menciptakan gelombang terpanjang dalam sejarah. Fenomena yang disebut Pororoca ini terjadi pada saat pasang dari Samudera Atlantik bertemu di mulut sungai. Hal ini membuat gelombang berdiri setinggi 12 kaki dan dapat bertahan sampai setengah jam. Gelombang setinggi itu tentunya sangat populer di kalangan peselancar, dan membawa Picuruta Salazar, seorang surfer dari Brasil menorehkan rekor dunia dengan berhasil surfing sejauh 12,5 km selama 37 menit penuh. Tapi terkadang kekuatan gelombang yang besar ini berbahaya, karena cenderung merusak dan mencabut pepohonan dari tanah yang berada di sekitarnya.

Air terjun darah di Amerika


Ini adalah salah satu fenomena alam yang langka terjadi. Dimana fenomena ini terlihat seperti aliran darah yang memiliki aliran konstan di tengah air terjun. Hal ini terjadi pada gletser di Antartika, tepatnya di lembah Murdo Mc daerah Kutub Selatan. Fenomena aneh ini ditemukan pertama kali oleh ahli geologi yang menurut mereka warna merah yang mengalir seperti darah itu, berasal dari ganggang merah lebih dari yang mereka bayangkan.